Tentang Bahasa Pemrograman C
SEJARAH C
Bahasa C, yang selanjutnya disebut C, diciptakan oleh Dennis Ritechie pada tahun 1972 pada saat bekerja sama dengan Ken Thompson untuk merancang sistem operasi Unix di Laboratorium Bell di USA. C ini merupakan lanjutan dari bahasa B buatan Ken Thompson.
KEUNGGULAN C
C memungkinkan programmer untuk mengekpresikan ide-idenya dengan effisien karena:
- Dapat mengakses hardware dengan cepat dan rnudah. C memungkinkan programmer untuk memanipulasi masing-masing bit di memori.
- Mempuyai banyak operator, kontrol dan struktur data yang tangguh, berbagaj tipe data dan beberapa library besar yang berisi fungsi-fungsi yang dapat mengakses graphics, file handling, sophisticated mathematical routines, string handling, standard input/output dan memori management.
Program yang dibuat dengan C cenderung lebih kompak dan effisien serta mudah untuk dijalankan di sistem operasi yang lain sehingga C merupakan hahasa yang banyak dipakai oleh software house untuk membuat word processing, spreadsheet, compiler dll.
KELEMAHAN C
Kekompakan C, ditambah dengan kekayaan operator-operatornya memungkinkan programmer untuk menghasilkan program-program yang sangat sulit dlikuti alur pemikirannya. Saat ini, karena produk perangkat lunak semakin komplek, programmer cenderung untuk menghindari trik-trik, yang meskipun dapat menyingkat perintah yang dipakai, dapat membingungkan orang lain atau bahkan programmernya sendiri.
SEJARAH C++
Sejak awal 1980 C telah menjadi bahasa dominan pada komputer mini dengan sistem operasi Unix, kemudian merambah ke komputer mikro dan menjadi bahasa pilihan untuk proyek-proyek perangkat lunak skala besar. C++, yang diciptakan oleh Bjame Siroustrup dari AT&T Bell Laboratories di USA sekitar tahun 1986, adalah perluasan C. Fasilitas penting yang ditambahkan adalah class yang diadopsi dari bahasa Simula, secara sederhana C++ dapat dipandang sebagai C ditambah class. Class pada dasamya adalah perluasan dari struktur yana ada di C. Dengan fasilitas class, programmer dapat membuat definisi sendiri dan berbagai tipe, yang selain mewakili data, juga mewakili operasi-operasi yang dapat dikenakan pada data tersebut. Variable yang diciptakan lewat class dikenal sebagai objek dan pemrograman dengan objek.objek dikena] sebagai pemrograman berorientasi objek. Selain perluasan pada tipe data dan pemrograman berorientasi objek, C++ juga menambahkan fasilitas-fasilitas yang membual C++ lebih baik dan C.
Berikut ini contoh program sederhana dari C++
#include <iostream.h> // Header file untuk oparasi I/O pada C++
#include <stdio.h> /* Header file untuk operaai I/O pada C,
misalnya fungsi printf() */
main () {
char nama[30];
cout << “Sebut nama anda : “;
cin >> nama;
cout << “\nHallo “ << nama <<”, bahasa C++ adalah superset\n”;
cout << “dari bahasa C, artinya seluruh bahasa C\n”
cout << “adalah bagian dari bahasa C++. Jadi. anda masih dapat\n”;
cout << “memakai sembarang perintah standart bahasa C, misalnya\n”;
cout << “printf() dalam C++.\n\n”;
printf(‘Selamat belajar C lewat. C++ %s !”, nama) ;
return 0;
}
DEKLARASI & PENGGUNAAN VARIABEL
Data dapat berupa berbagai bilangan dan berbagai karakter yang dipakai untuk mewakili suatu informasi. Data yang nilainya dapat berubah pada saat program dijalankan disebut variabel. Setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Deklarasi variabel akan menentukan tipe data yang dimiliki oleh variabel tersebut. Data yang dikandung oleh sebuah variabel dapat dioperasikan menggunakan operator.
Contoh 2.1
//C1_2.CPP
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
float nilai_1, nilai_2, nilai_3, rata2;
nilai_1 = 85.0;
nilai_2 = 80.0;
nilai_3 = 75.0;
// rata2 = nilai_1 + nilai_2 + nilai_3 / 3.0;
/* Perhatikan tanda kurung diperlukan untuk mengubah
order of precedence supaya rata-ratanya benar */
rata2 = (nilai_1 + nilai_2 + nilai_3) / 3.0;
cout << “Rata-rata nilai adalah : ” << setprecision(2) << rata2;
return 0;
}
Operator-operator aritmatik ini dapat digabungkan untuk membentuk operator gabungan (compound operator). Dari tabel of precedence tampak bahwa tingkatan precedence dari operator gabungan ini rendah sehingga pada suatu ekpresi yang mengandung banyak operator, operator gabungan ini pada umumnya dievaluasi pada saat-saat akhir.
Nama : Bryan Kahfi A.
Nim : 201010370311182
Jurusan :T.Informatika
Kelas : D











